Sabtu, 20 Juli 2013

Art Chalk Drawing


Hari Jumat malam tanggal 19 Juli 2013 dengan kesuwungan tingkat tinggi iseng-iseng browsing nemuin acara yang cukup menarik yakni Art Chalk Drawing. 
Spontan seperti biasa ngajak Rachil yang emang demen acara beginian. Berangkatlah kita pukul 14.00 wib keesokan harinya dengan berbagai aral rintangan . Pertama rantai yang lepas dari gearnya. Untung nemu bengkel yang tak jauh dari lokasi lepasnya rantai. Sempat mengurungkan niat untuk ke TKP tapi ingat kata mama, bahwasanya hidup must go on. Maka diputuskanlah untuk melanjutkan perjalanan. Kedua terjadi sesuatu yang tak terduga, kunci yang terlepas dari kontaknya. What the tjefuk adapa gerangan ini. Grrrrr. Untung nya lagi saat terjatuh penulis memiliki sense of peka yang tinggi. Sehingga kunci dapat segera terselamatkan.
Lokasi dari Art Chalk Drawing ini berada di Taman Garuda di Jalan Garuda. Sempat bertanya juga dengan penduduk sekitar letak taman tersebut. Akan tetapi yang ditanya pun tak mengerti letaknya.zzzzzz. Yasudah cari sendiri. Di website seh disebutkan letaknya di belakang Gereja Blenduk. Sempat berkeliling juga dan akhirnya ketemu tuh TKP. Bingung jugag dengan kondisi yang ada. Kog sepiiii. Seketika penulis ingat. Oh yaa, kita kan hidup di Indonesia, jadi ya menyesuaikan jam waktu Indonesia bagian kolor dums yaa. Terus Rachil punya ide untuk mengisi waktu dengan jalan-jalan ke Semarang Art gallery. Kebetulan nuyyy, emang penulis penasaran juga dengan tempatnya dan kebetulan lagi lokasinya juga tidak jauh dari TKP. Ibaratnya sekali lompat kodok langsung sampai. Ahahaha.
Di bawah ini adalah jeroan Semarang Art Gallery:





Puas melihat-lihat dan foto-foto, berangkatlah ke tujuan semula. Yuhhuuuu. Jam menunjukkan pukul 15.00 wib. Sudah terlihat keramaian dan sketsa pun digarap. Ada tiga gambar yang dituangkan. Pertama, ini menurut penulis yah, yakni gambaran tenderloin dengan isi saus wajah scream. Kedua gambar genangan air di trotoar dengan ikan koi yang melompat-lompat, ketiga gambar macan asia yang lebih mirip dengan macan trondol.




Disamping  itu yang menarik dari art calk drawing adalah keriuhan yang tercipta di sekitar lokasi jalan Garuda. Ada yang foto-foto, menggambar bangunan, ada yang mandi, ada yang tiduran di emperan, ada lalu lalang dari tukang becak sampai tukang angkut pasir. Semua berbaur dengan wajah aneka rupa. Memang inilah harusnya gambaran dinamika perkotan yang terekam dengan kegiatan warganya yang variatif.



Tak terasa jam menunjukan pukul 17.00 wib. Ada panggilan tugas nuy yang memaksa penulis meninggalkan lokasi padahal gambar yang ada belum usai dibuat.  Oh ya disaat pulang tanpa sengaja rachil melihat sekumpulan boneka kegemaran penulis. Yoyoiii. Ada sekumpulan boneka danbo yang imoet dan menggemaskan. Foto-foto sebentar deh. :D. 





Puas mengambil gambarnya, pulanglah kita menuju titik keberangkatan. Lain kali jika event ini diadakan pastinya penulis akan menyambanginya kembali. J

2 komentar:

  1. Kerenn ada hellboy versi sebelum fitness jg ya. #eh.
    itu boneka danbo dijual jg atau cm pamer doank ya? hhe

    BalasHapus
  2. hellboy ? emang ada yaa ? #caricarimengamati
    cuma dipamerin aja kog,.

    BalasHapus